Loading...
Hubungi Kami:

Frequently Asked Questions

Tanya Jawab

Punya Pertanyaan Seputar Layanan Kami?

Kami merangkum beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan pelanggan. Jika kendala Anda tidak ada di sini, tim teknisi kami siap membantu konsultasi gratis via WhatsApp.

Biaya service AC disesuaikan dengan jenis layanan yang dibutuhkan, seperti cuci AC, isi freon, perbaikan, atau instalasi. Kami selalu memberikan informasi biaya secara transparan sebelum pengerjaan dimulai.

Ya. Service AC Malang melayani layanan panggilan untuk rumah, kantor, ruko, apartemen, hotel, restoran, sekolah, hingga berbagai tempat usaha di Blimbing, Lowokwaru, Kedung Kandang, Klojen, Sukun, dan seluruh wilayah Malang.

Durasi pengerjaan tergantung pada jenis layanan dan kondisi AC. Untuk cuci AC biasanya memerlukan waktu sekitar 30–60 menit per unit, sedangkan perbaikan atau instalasi dapat menyesuaikan tingkat kerusakan dan proses pengerjaannya.

Tentu. Kami melayani berbagai merek AC seperti Daikin, Panasonic, LG, Sharp, Samsung, Mitsubishi Electric, Gree, Midea, Aqua, Polytron, TCL, Toshiba, Hitachi, dan berbagai merek lainnya.

Perawatan AC sebaiknya dilakukan setiap 3–6 bulan sekali, tergantung intensitas penggunaan. Dengan maintenance berkala dari Service AC Malang, performa AC tetap optimal, udara lebih bersih, konsumsi listrik lebih efisien, dan risiko kerusakan dapat diminimalkan.


Kapasitas AC tergantung pada luas ruangan. Rumus sederhananya:
0,5 PK: Ruangan hingga 10 m² (misal: 3x3 m)
0,75 PK: Ruangan 11–14 m² (misal: 3x4 m)
1 PK: Ruangan 15–18 m² (misal: 4x4 m)
1,5 PK: Ruangan 19–24 m² (misal: 4x6 m)
2 PK: Ruangan 25–36 m² (misal: 6x6 m)


AC Inverter: Kompresor bekerja menyesuaikan suhu ruangan secara otomatis tanpa mati-nyalakan kompresor. Lebih hemat listrik untuk pemakaian lama (di atas 6–8 jam sehari) dan suhu lebih stabil.kekurangan ketika ada kerusakan biaya lebih mahal
AC Non-Inverter: Kompresor bekerja dengan sistem on-off (mati saat dingin, menyala lagi saat suhu naik). Harganya lebih murah di awal, tetapi bisa lebih boros listrik jika dinyalakan dalam durasi panjang.kelebihanya perawatan perbaikan lebih murah


Penyebab paling umum adalah saluran pembuangan air (drainage) yang tersumbat oleh debu, kotoran, atau lumut. Saat air kondensasi tidak bisa mengalir keluar, wadah penampung akan penuh dan air meluber menetes ke dalam ruangan.Bisa juga karena penyebab nya kareakesalahan pemasangan yang menyebabkan pembuangan air dari unit AC tidak mengalir normal. 


Suara keras atau bergetar umumnya disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
Filter atau Blower Kotor: Tumpukan debu tebal pada kipas blower indoor membuat beban kerja tidak seimbang (out of balance), sehingga memicu getaran dan suara gemuruh.
Baut atau Dudukan Longgar: Baut pengikat casing atau breket yang menempel di dinding longgar.
Laher/Bearing Motor Kipas Aus: Komponen bearing kipas indoor yang mulai kering atau aus akan mengeluarkan suara berdecit atau berdengung keras.
Sirip Fan Hit/Tersumbat: Ada benda asing yang tersangkut atau sirip kipas yang patah/mengenai casing indoor.

Kemungkinan penyebab: Settingan remote salah (masih di mode FAN atau DRY, bukan COOL), kapasitor kompresor rusak/lemah, atau ada masalah pada modul/PCB elektrikal AC.
Solusi: Pastikan mode di remote sudah COOL dengan suhu diatur sekitar 18°C–22°C. Jika kompresor di unit luar (outdoor) tetap tidak menyala, panggil teknisi untuk mengecek kapasitor atau modul.


 TIDAK, ini adalah anggapan yang keliru.
Sistem freon (refrigeran) pada AC bekerja dalam sirkulasi tertutup (closed loop). Artinya, freon tidak akan pernah berkurang atau habis jika tidak terjadi kebocoran pada sistem instalasi, pipa, atau evaporator.
Idealnya, freon AC bisa bertahan bertahun-tahun tanpa perlu ditambah atau diisi ulang.


Saat Routine Service (Setiap 3–4 Bulan): Teknisi hanya perlu mengecek tekanan freon menggunakan manifold gauge. Jika tekanan stabil, freon tidak perlu ditambah.
Saat Ada Tanda Kebocoran:
Pipa AC (unit outdoor) membeku atau keluar bunga es.
AC tidak dingin sama sekali, tetapi unit menyala.
Terdengar suara mendesis dari unit indoor.

Ada beberapa faktor utama:
Filter atau evaporator sudah sangat kotor oleh debu.
Tekanan freon berkurang akibat adanya kebocoran halus.
Ukuran/PK AC tidak sesuai dengan luas ruangan.
Settingan remote yang kurang tepat (misal: mode Fan bukan Cool).